Denpasar (Baliwananews.com) – Prabowo berencana memperpanjang Whoosh hingga Banyuwangi, tidak gunakan dana APBN, disambut positif Pemkab Banyuwangi sebagai penggerak konektivitas dan pariwisata.
Presiden Prabowo Subianto berencana memperpanjang jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Rencana ini lebih ambisius dibanding tahap sebelumnya yang hanya sampai Surabaya. Prabowo menyampaikan hal ini usai meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta pada Selasa (4/11/2005).
Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan pemerintah akan menanggung bunga utang Whoosh senilai Rp1,2 triliun per tahun. Ia memastikan pembiayaan tidak akan membebani APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) karena akan menggunakan dana hasil sitaan korupsi. Prabowo juga menilai proyek ini bukan semata soal untung rugi, tetapi investasi jangka panjang bagi rakyat.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut positif rencana perpanjangan jalur tersebut. Ia menyebut kehadiran kereta cepat akan memperkuat konektivitas antar wilayah, mendorong sektor pariwisata, serta mempercepat distribusi logistik di ujung timur Pulau Jawa. Pemerintah daerah siap mendukung penuh proyek nasional itu.
Banyuwangi kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan dengan 3,2 juta kunjungan pada 2024, termasuk 122 ribu wisatawan mancanegara. Konektivitas kereta cepat diharapkan memperkuat jaringan transportasi darat, laut, dan udara yang sudah ada, sekaligus menjadikan Banyuwangi pintu gerbang wisata dan logistik antara Jawa dan Bali. (red)










