Tata Hati Siapkan Generasi Emas 2045 Sejak Dalam Kandungan

Oleh ; A.A. Gede Putra

banner 468x60

Denpasar (baliwananews.com) – Di tengah wacana menuju Indonesia Emas 2045, Yayasan Cahaya Cinta Kasih mengarahkan perhatian pada sesuatu yang kerap luput dari pembicaraan nasional: kondisi batin seorang ibu yang sedang mengandung.

Yayasan Cahaya Cinta Kasih melalui program Tata Hati Meditasi Ibu Hamil, mengajak masyarakat untuk memahami bahwa generasi penentu masa depan bangsa sedang dibentuk bukan di ruang kelas, bukan di laboratorium, melainkan di dalam rahim seorang ibu yang tenang, sehat, dan bahagia.

Didukung riset ilmiah dan rekam jejak 25.000 ibu hamil, program ini akan terselenggara pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Hotel Harris Cokroaminoto Denpasar, dan akan diselenggarakan secara hybrid. Pendaftaran gratis melalui link TATA HATI

Peserta yang sudah terdaftar sampai dengan hari ini sekitar 1088 pesertayang berpartisipasi lewat luring melalui SOUL Center yang tersebar di berbagai kota di Indonesia maupun daring, memastikan setiap ibu hamil di pelosok negeri pun dapat mengakses manfaatnya.

“Dari ibu yang bahagia lahir anak-anak yang bercahaya,” salah satu kutipan dari Bunda Arsaningsih, Founder Yayasan Cahaya Cinta Kasih serta Guru Meditasi yang telah menuntun 25.000 Ibu Hamil lewat Senam & Meditasi Yophytta Maternal.

Bagi Bunda Arsaningsih, kalimat itu bukan sekadar ungkapan inspiratif, itu adalah prinsip yang selama ini menjadi roh dari seluruh program yang beliau rancang untuk mendampingi ibu hamil Indonesia.

Bukan sekedar Meditasi – Ada Sains yang membuktikannya sebab Pendekatan holistik yang ditawarkan program Tata Hati bukan tanpa dasar ilmiah.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Budi Santoso, dr., SpOG (K) terhadap program Senam dan Meditasi Yophytta Maternal karya Bunda Arsaningsih yang pernah digelar di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendang Sari, Surabaya menghasilkan temuan yang signifikan.

Setelah mengikuti Senam Yophytta secara teratur selama satu bulan, 75% responden mencapai tingkat kecemasan yang normal dan 91,67% responden memiliki kadar kortisol yang normal.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa metode Yophytta terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan ibu menjelang persalinan.

Tingginya kadar kortisol atau hormon stres pada ibu hamil telah lama dikaitkan dengan berbagai risiko pada janin, mulai dari gangguan perkembangan saraf hingga rendahnya daya tahan tubuh anak setelah lahir.

banner 336x280