Denpasar (Baliwananews.com) — Fenomena antrean panjang masyarakat yang berburu Bahan Bakar Minyak (BBM) memantik simpati berbagai kalangan di Bali. Sebagai bentuk kepedulian nyata, tokoh masyarakat I Ketut Sudiarsa berkolaborasi dengan komunitas Semeton MSP turun langsung ke lapangan membagikan ribuan makanan dan minuman gratis di kawasan Renon dan sekitarnya, Rabu (14/10/2026).

Aksi solidaritas ini menyasar warga yang kelelahan setelah mengantre berjam-jam di SPBU. Tercatat, sebanyak 1.000 nasi bungkus dan puluhan dus air minum kemasan dibagikan secara cuma-cuma di empat titik SPBU sekitar Denpasar, dimulai pukul 11.00 WITA. Kehadiran para relawan disambut hangat oleh warga yang tengah menunggu giliran di bawah terik matahari.
Inisiator kegiatan, I Ketut Sudiarsa, menyampaikan bahwa aksi ini murni lahir dari keprihatinan melihat penderitaan warga di lapangan.
“Kami prihatin melihat antrean masyarakat yang mengular sampai berkilometer. Mereka terlihat lapar serta lelah karena kepanasan. Untuk itulah kami hadir, sekadar untuk membantu menghilangkan rasa lapar dan dahaga mereka.”
Sudiarsa juga menyampaikan harapan agar pengelola SPBU dapat membuka layanan selama 24 jam untuk mencegah penumpukan antrean yang berisiko memicu ketegangan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Semeton MSP sekaligus Managing Partner di The Somya International Law Office, I Made Somya Putra, S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan bersikap bijak dalam menghadapi krisis ketersediaan BBM ini.
“Semoga kesulitan ini cepat berlalu dan keadaan kembali pulih. Kita pernah melewati masa yang jauh lebih parah dari ini, yaitu saat pandemi COVID-19. Situasi global saat ini memang sedang membuat semua negara pusing. Oleh karena itu, mari kita bersikap bijak. Daripada sekadar mengeluh, kita pilih bergerak konkret saja untuk membantu masyarakat.”
Aksi ini menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan, semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga tetap menjadi kekuatan terbesar masyarakat Bali. (hd)















