Denpasar (Baliwananews.com) – 50 Bhikkhu dari berbagai negara menempuh perjalanan damai dari Bali menuju Candi Borobudur sejauh sekitar 500 kilometer dalam rangka Indonesia Walk for Peace 2026. Perjalanan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Waisak 2026.

Koordinator Indonesia Walk For Peace (IWEP) 2026 Wilayah Bali, Romo Sudiarta Indrajaya menegaskan perjalanan ini bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan momentum kebangsaan.

“Ini bukan hanya momen agama, ini momen Indonesia. Dari Bali, pesan damai akan disuarakan untuk dunia,” kata Romo Sudiarta Indrajaya di Denpasar, Rabu, 6 Mei 2026 lalu.
Perjalanan spiritual ini akan menempuh jarak sekitar 500 kilometer selama 21 hari. Para peserta akan melintasi berbagai daerah hingga mencapai puncaknya pada 28 Mei 2026 dikawasan suci Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Sewu.
Ketua DPW Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Bali, Agus Maha Usadha, menilai kegiatan ini selaras dengan arah pariwisata global yang kini mengutamakan ketenangan, keberlanjutan, dan nilai spiritual.
Sejalan dengan tagline NCPI, “Bali Spirit of the World,” Bali disebut sebagai titik awal yang menunjukkan bahwa pariwisata bukan hanya soal destinasi, tetapi juga nilai. Spirit of peace dari Bali diharapkan menjadi cahaya bagi dunia.
Agus Maha Usadha menilai kegiatan perjalanan damai 50 bhikkhu lintas negara dari Bali ke Borobudur selaras dengan tren pariwisata global terkait International Walk for Peace (IWFP) 2026 menjelang Waisak.
Agus menekankan kedamaian dunia, di mana Agus menyoroti keselarasan dengan prioritas global seperti ketenangan, keberlanjutan, dan nilai spiritual.
Seperti diketahui, NCPI Bali di bawah kepemimpinannya aktif mempromosikan pariwisata berbasis spiritual dan lingkungan, seperti kunjungan ke Air Terjun Campuhan Tri Mala yang disebutnya sebagai tren wisata spiritual.
Ketua DPW NCPI Bali periode 2025-2030 ini fokus pada pariwisata berkelanjutan di tengah tantangan seperti sampah dan kemacetan. Pihaknya juga memimpin diskusi “regenerative hospitality” yang mengintegrasikan budaya Bali seperti Tri Hita Karana untuk harmoni alam dan sosial, selaras dengan visi global. (hd)
#IWFP2026 #Pariwisata Bali #Buddha Bhikkhu










