Tabanan (Baliwananews.com) – Pusat Bela Negara, Kementerian Pertahanan RI, menggelar Latihan Kader Bela Negara (LKBN) 21–24 September 2026 di Dodik Bela Negara Rindam IX/Udayana, Tabanan, dengan 325 peserta dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi, dan perkumpulan se-Bali. Di tengah dominasi peserta dewasa, dua pelajar dari SMAN 9 Denpasar dan satu dari SMP 9 menjadi sorotan karena mengikuti pelatihan semi-militer ini lebih dini sebagai wujud cinta tanah air dan kepedulian sosial.

Kegiatan yang dipimpin Kolonel TNI Ruddy Hermawan dan tim dari kantor pusat Bela Negara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Bela Negara Brigjen TNI Luhut Marpaung pada 22 September 2026, dengan kehadiran perwakilan Forkopimda Bali dan Tabanan serta tamu kehormatan termasuk Danrindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar, SH. Penutupan dilaksanakan pada 24 September 2026 dan dipimpin oleh Danrindam IX/Udayana.

Materi LKBN dirancang menyentuh hati peserta dan berkesan, menekankan ketangguhan, kepedulian sesama, kepedulian lingkungan, serta moral, etika, dan integritas yang teratur dan terukur. Selama pelatihan, peserta masuk barak TNI dengan fasilitas lengkap: perlengkapan (sepatu, seragam, kaos, topi), makan tiga kali sehari plus dua kali snack, program semi-militer, uang saku, serta pin dan sertifikat yang ditandatangani oleh Letjen TNI Gabriel Lema (Kepala Bacadnas Kemhan RI).

Momentum LKBN 2026 disebut istimewa karena melibatkan peserta khusus dari kalangan SMP dan SMA. Di antara mereka, terdapat Putri Marzena Zerline (Kelas XII SMAN 9 Denpasar), Antonny Zevasanta K. (SMAN 9 Denpasar), dan Putri Marzella Eveline (SMP). Ketiganya menyatakan ingin lebih dini menumbuhkan cinta tanah air dan kepedulian terhadap sesama, berlandaskan Pasal 27 Ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara.
Ketiga pelajar ini merupakan pengurus organisasi under Kemhan, yaitu Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN MI) Provinsi Bali, yang diketuai Tonny Kushartanto, SS., dengan Ketua Umum Nasional Laksamana TNI (Pur) Dr. Faizal Manaf, SH. Tonny menyebut LKBN 2026 menjadi waktu tepat untuk membangun semangat, kreativitas, inovasi, solidaritas, dan sinergi pengurus; dari 325 peserta, GBN MI Bali menyumbang 50 orang sehingga mendominasi keikutsertaan.
Dengan status organisasi GBN MI Bali yang telah resmi tercatat di Kesbangpol Bali, Tonny menyatakan pihaknya telah merancang program-program andalan yang bermanfaat bagi masyarakat lintas kalangan, dengan fokus kuat pada generasi muda dan sinergi bersama Forkopimda Bali. (hd)
















