Denpasar (Baliwananews.com) – Anak yang dibesarkan di panti asuhan memiliki beberapa sumbangsih berharga, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat. Mereka sering menunjukkan kemandirian yang tinggi karena pendampingan intensif di panti asuhan, yang mengajarkan mereka mengerjakan tugas sendiri dan bertanggung jawab atas diri mereka. Contohnya, anak-anak di Panti Asuhan Kristen Bala Keselamatan di kawasan Jl Gatot Subroto Denpasar Bali.
Hal tersebut dikemukakan oleh Dr. Drs. Nyoman Sarjana, MIkom. disela-sela perayaan dirgahayu Yayasan Siswa Indah Prima (SIP School) yang ke-23 yang berlangsung di Panti asuhan Kristen Bala Keselamatan di kawasan Jl Gatot Subroto Denpasar Bali, Sabtu 7 November 2025.

Yayasan SIP School Foundation legian: menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti Happy fun walk, Kid zumba.
Kunjungan ke panti asuhan Bala Keselamatan Pimpinan Ibu mayor Naolin diselingi dengan penyerahan dana dan distribusi sembako dan pakaian.

Sarjana meneteskan air mata saat menceritrakan pengalamannya di panti asuhan Bala Keselamatan ini.
Berkat bimbingan dan motivasi kapten lumbanraja, Nyoman Sarjana menjadi seperti sekarang ini.
Tanpa dukungan dan bantuan dari panti asuhan ini tidak mungkin saya bisa seperti sekarang ini.
Saya teringat saat kelas 2 SMP dikeluarkan dari kelas karena tidak membayar uang SPP selama 3 bulan berturut-turut.
Lalu Kapten lumban raja datang dan membantu saya melunasi SPP saya.
Setelah tamat SMP dirinya langsung ke diajak ke Panti Asuhan Bala Keselamatan jalan Cokro Aminoto.
Awalnya saya diminta mendaftar di SMA WIDYA PURA PEGOK tapi teman sebaya saat SMP kebanyakan mendaftar di SLUA 1 SARASWATI.
Dirinya lalu menyampaikan ke Kapten Lumban Raja. “Saya mau mendaftar di SLUA I DENPASAR dan SMA I Denpasar Lalu Kapten Lumban Raja menyetujui permohonannya,” kata Sarjana.
Lalu setelah pengumuman SLUA I Keluar, dirinya dinyatakan LULUS di kategori satu, sehingga mendapatkan potongan 50 persen.
Sarjana juga memberikan buku auto biografi yang turut menyebutkan nama Kapten Lumban Raja. Pimpinan panti asuhan Bala Keselamatan saat sarjana berada disini.
Sarjana memberikan buku auto biografi yang turut menyebutkan nama Kapten Lumban Raja. Pimpinan panti asuhan Bala Keselamatan saat sarjana berada disini.
Gembelengan dari Panti ini menunjukkan perkembangan kemandirian yang signifikan dari waktu ke waktu dengan adanya bimbingan pengasuh.
Selain itu, banyak anak panti asuhan yang berhasil meraih prestasi pendidikan tinggi meski latar belakang ekonominya terbatas. Misalnya, seorang anak panti asuhan bernama Nyoman Sarjana yang berhasil mendirikan Klinik dan sebuah Lembaga Pendidikan SIP School di kawasan Seminyak dan Legian, Kuta Bali.
Anak-anak panti asuhan diajarkan rasa syukur, disiplin, dan menghargai pemberian dari donatur. Mereka juga dibimbing untuk menghormati perbedaan agama dan kultur sehingga menjadi pribadi yang toleran dan mandiri.
Berkat kemahirannya berbahasa Inggris, Nyoman Sarjana 1982 dikirim ke Queensland Australia untuk mengikuti bisnis course di National College Gold Coast.
Sebagai wujud rasa syukur, Pengelola Yayasan Siswa Indah Prima (SIP School) Wayan Witari Sarjana, S.Kom memberikan apresiasi kepada Panti Asuhan Bala Keselamatan sebagai penghormatan karena Sang Ayahanda telah diberikan pengasuhan selama masa remaja bagaikan sebuah perjalanan ‘Napak Tilas’ dan sejarah kehidupan masa silamnya, maka dari itu pihaknya memilih untuk berdonasi di panti tersebut. (hd)










