Waspadai Overdosis Parasetamol

banner 468x60

Bali (Baliwananews.com) – Parasetamol, obat sakit kepala dan antidemam yang banyak dipakai, ternyata bisa menyebabkan overdosis pada konsumsi yang terlalu berlebih. Bila mengonsumsi diatas 8 tablet sehari, atau lebih dari 2 tablet/4 jam, dan merasa tidak enak badan berkelanjutan, segera cari pertolongan medis

Siapa sih yang tak tahu parasetamol? Obat ini hampir selalu ada dalam pandangan kita dengan nama Panadol, Bodrex, Sanmol, dan lainnya. Obat ini bahkan adalah obat yang paling banyak dikonsumsi orang Indonesia, dengan jumlah sebanyak 9,000 ton per tahun. Bayangkan saja, 1 tablet biasanya memiliki dosis hanya 500 miligram, berarti setiap tahunnya, ada 18 juta tablet yang dikonsumsi se-Indonesia.

Maklum saja, obat ini berguna untuk masalah kesehatan umum kita, yakni demam dan sakit ringan seperti sakit kepala, nyeri haid, atau pegal-pegal. Harganya pun sangat terjangkau bagi semua kalangan. Tapi, teman-teman patut tahu bahwa seperti semua obat, parasetamol juga memiliki dosis maksimal.

Dosis maksimal parasetamol umumnya adalah 8 tablet sehari, dengan 2 tablet setiap 4 jam. Menurut referensi professional dokter di UK, parasetamol akan memicu reaksi overdosis pada dosis diatas 100 mg/kg berat badan atau diatas 6 gram per hari (dengan mengambil angka yang lebih rendah) selama 2-3 hari.

Mengonsumsi dosis sebanyak itu dalam 2-3 hari akan berdampak pada hepatotoksisitas atau kerusakan hati yang disebabkan obat. Hal ini disebabkan karena adanya kelebihan muatan untuk proses metabolisme zat ini di hati, yang menyebabkan terjadinya proses sampingan yang membentuk N-acetyl-p-benzoquinone imine (NAPQI) yang beracun.

Selain itu, pasien juga bisa mengalami ensefalopati (gangguan fungsi otak), oliguria (jumlah urin jauh dibawah normal), hipoglikemia (gula darah rendah), gagal ginjal, dan asidosis (kadar asam di dalam tubuh sangat tinggi).

Bila merasa mengonsumsi parasetamol terlalu berlebih atau mengetahui seseorang yang melakukan hal tersebut, bawa segera ke rumah sakit untuk dirawat. Pengobatan tidak bisa dilakukan dirumah karena menggunakan zat anti-toxin khusus serta memerlukan pengawasan dokter secara ketat.

Untuk kawan-kawan yang sering mengonsumsi parasetamol, hati-hati yaa jangan sampai melebihi batas amannya! Stay safe walau pusing-pusing dikit. (hd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *