TABANAN (Baliwananews.com) — Warga Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, bersama jajaran Partai Demokrat bergotong royong membuka akses jalan sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer. Jalan tersebut menghubungkan kawasan Munduk Dawa, Puring, dan Pekandalen dengan SD Negeri 6 Penatahan serta Pura Luhur Tambawaras.

Kegiatan ini dipimpin Ketua PAC Partai Demokrat Penebel, I Made Suka Wijaya, S.Pd. Pembukaan akses dilakukan dengan membabat semak, meratakan tanah, dan menata medan terjal yang selama bertahun-tahun menjadi kendala mobilitas warga.
“Wilayah Sangketan ini sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa. Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berdiam diri. Dorongan ini murni dari hati masyarakat, inisiatif saya, serta dukungan teman-teman di semua tingkatan partai,” ujar Made Suka Wijaya saat ditemui di lokasi, Sabtu (12/9/2026).
Jalur tersebut diperkirakan akan memberikan manfaat bagi sekitar 500 kepala keluarga. Selain mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, jalan ini juga diharapkan mendukung mobilitas warga menuju Pura Luhur Tambawaras, lahan pertanian, serta kawasan Puncak Sari.
Pengerjaan awalnya direncanakan selesai dalam enam hari. Namun, kondisi medan yang cukup berat membuat prosesnya berlanjut hingga hari kedelapan dan belum sepenuhnya menembus seluruh jalur.
Di tengah proses tersebut, sebagian warga juga tengah melaksanakan **ngayah** untuk persiapan upacara odalan di Pura Luhur Tambawaras. Meski demikian, warga yang memiliki waktu tetap bergotong royong melanjutkan pembukaan jalan.
Dukungan juga datang dari pemilik lahan yang merelakan tanahnya untuk pembangunan akses tersebut. Pemerintah daerah turut membantu melalui pemasangan lampu penerangan jalan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga pada malam hari.
Made berharap jalan yang dibuka melalui swadaya dan gotong royong tersebut tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan aktivitas sosial, pendidikan, pertanian, dan perekonomian masyarakat.
“Semoga jalan ini bukan sekadar menghubungkan tempat, tetapi menyatukan harapan. Semoga jalan ini membawa berkah bagi generasi mendatang,” katanya.
Dengan terbukanya akses tersebut, warga Sangketan berharap keterisolasian yang selama ini dirasakan dapat berkurang dan pembangunan wilayah bisa berjalan lebih merata.
















