Geger Video Asusila di Karangasem, Imigrasi Bali Masukkan Dua WNA Prancis ke SOI

banner 468x60

DENPASAR (Baliwanabews.com) — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menindaklanjuti keresahan masyarakat atas beredarnya video bermuatan asusila berdurasi sekitar 13 menit yang diduga melibatkan dua warga negara asing (WNA) asal Prancis dan direkam di kawasan wisata Karangasem, Bali.

Berdasarkan penelusuran siber dan pemeriksaan data keimigrasian oleh Kantor Imigrasi Buleleng, pemeran wanita dalam video tersebut teridentifikasi berinisial EMC, dengan akun media sosial @maevaa_sinaloa_off. Pemeran pria teridentifikasi berinisial GPS. Keduanya berkebangsaan Prancis.

Data perlintasan keimigrasian menunjukkan EMC dan GPS masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 6 Januari 2026 menggunakan visa on arrival, lalu meninggalkan Indonesia pada 18 Januari 2026. Video tersebut diduga direkam selama keduanya berada di Bali, tetapi baru diunggah ke platform dewasa sekitar Agustus 2026, ketika keduanya sudah berada di luar negeri.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Ramdhani, menyatakan kedua WNA tersebut telah dimasukkan ke dalam aplikasi Subject of Interest (SOI) melalui koordinasi sesuai kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi.
“Dengan dimasukkannya data ini, informasi perlintasan mereka secara otomatis terhubung dan tersebar di seluruh bandara serta pelabuhan internasional di Indonesia,” ujar Ramdhani.

Ia menjelaskan, apabila keduanya mencoba masuk kembali ke Indonesia, sistem perlintasan akan mendeteksi keberadaan mereka. Petugas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) kemudian akan melakukan pemeriksaan sementara sebelum menyerahkan kasus kepada Kantor Imigrasi Buleleng untuk proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Ramdhani menegaskan, pengawasan siber dan pengawasan lapangan akan terus ditingkatkan untuk menjaga martabat, keamanan, serta ketertiban pariwisata Bali.
“Kami tidak akan mentoleransi keberadaan orang asing yang melanggar norma hukum dan merusak citra kebudayaan Bali. Imigrasi hadir untuk melindungi kepentingan masyarakat dan pariwisata Indonesia agar tetap aman dan terlindungi,” tutupnya.

banner 336x280

News Feed