PPBADUNG (Baliwananews.com) — Nilai-nilai kearifan lokal Bali kini makin diminati oleh akademisi internasional sebagai rujukan kehidupan yang berkelanjutan. Melalui pembentukan Bali Australia Spirit Alliance (BASA), NCPI Bali memfasilitasi kemitraan antara Universitas Udayana (Unud) dan Western Sydney University (WSU) untuk menggali lebih dalam kearifan lokal Bali serta menyebarluaskannya di kancah global.
Penandatanganan MoU dan MoI yang dilangsungkan di Rektorat Unud Jimbaran pada Selasa (3/11/2026) ini menekankan pentingnya pembelajaran dua arah antara peneliti Australia dan akademisi lokal Bali.
Head of HADRI WSU, Prof. Nichole Georgeou, menyampaikan bahwa masyarakat dunia perlu belajar dari kemampuan Bali dalam menjaga keharmonisan sosial dan pelestarian lingkungan di tengah pesatnya modernisasi.
“Kita bersama-sama belajar karena ada hal-hal yang saling melengkapi. Kolaborasi ini menyatukan pengetahuan kedua belah pihak untuk menciptakan sesuatu yang unik dan berdampak bagi kawasan ini,” ungkap Prof. Nichole Georgeou.
Sementara itu, akademisi Australia Dr. Rob Goodfellow, yang telah berkunjung ke Bali lebih dari 100 kali, menilai filosofi Tri Hita Karana, keharmonisan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam merupakan jawaban atas pencarian masyarakat Barat modern.
“Ini bukan sekadar filosofi, ini adalah realitas kehidupan. Hubungan Bali dan Australia harus tumbuh atas dasar persahabatan sejati dan saling memahami antar-masyarakat,” tutur Dr. Rob Goodfellow.
Ketua DPW NCPI Bali, Agus Maha Usadha, menyambut positif apresiasi tersebut dan menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi diplomasi budaya Bali sekaligus memberikan jaminan perlindungan regulasi dan kesempatan berkompetisi yang setara bagi generasi muda Bali. (hd)










