CEMAGI (Baliwananews.com) – Pemerintah Desa Cemagi bersama Bali Strategic Development Center (BSDC) menggelar “Diskusi Santai Tepi Pantai – Save Cemagi” di Thalassa Cafe, Banjar Seseh, Sabtu (3/10/2026), sebagai ruang memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian Desa Cemagi dari sisi budaya, lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Perbekel Desa Cemagi, Putu Hendra Sastrawan, perwakilan BSDC, pemilik Thalassa Cafe Ibu Komang Julia yang tokoh adat Banjar Seseh serta sejumlah warga, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lokal. Dalam diskusi tersebut, peserta menyatukan ide dan gagasan agar pembangunan di Cemagi tetap memperhatikan kelestarian alam dan budaya, serta tidak hanya mengejar kepentingan ekonomi semata.

“Save Cemagi adalah seruan untuk merawat desa, bukan menolak kemajuan. Pembangunan harus berjalan secara bijaksana, berkeadilan, dan berkelanjutan, bukan membiarkan deru buldoser menghapus identitas serta masa depan Cemagi,” demikian salah satu pesan kunci yang mengemuka dalam forum.
Diskusi menyoroti bahwa Cemagi bukan sekadar hamparan lahan yang dapat diperebutkan atas nama investasi. Desa ini memiliki ekosistem, tradisi, ruang sakral, serta karakter sosial yang harus dijaga. Karena itu, pembangunan perlu diarahkan agar tetap berpihak pada kelestarian lingkungan, kearifan lokal, dan kesejahteraan warga.
Sebagai desa pesisir di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Cemagi memiliki potensi pariwisata yang lengkap, mulai dari pantai, sawah dan subak, hingga ruang budaya dan sejarah. Namun, pesatnya perkembangan kawasan pesisir barat Bali dalam beberapa tahun terakhir memunculkan kekhawatiran atas tekanan pembangunan yang tidak terkendali.

Melalui “Save Cemagi”, Pemerintah Desa Cemagi dan BSDC mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan desa ini contoh bagaimana kemajuan ekonomi dapat berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan, budaya, dan ruang hidup masyarakat. Hasil brainstorming dalam diskusi ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk rumusan gagasan dan rekomendasi kebijakan desa terkait tata ruang, pariwisata berkelanjutan, dan partisipasi warga.
Desa Cemagi terletak di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Desa ini dikenal dengan garis pantai, kawasan pertanian/subak, serta kehidupan sosial-budaya yang masih kental. Pemerintah Desa Cemagi aktif mengembangkan potensi desa melalui berbagai program yang melibatkan masyarakat, termasuk inisiatif pelestarian lingkungan dan budaya.
Bali Strategic Development Center (BSDC) merupakan wadah kajian dan aksi yang fokus pada pengembangan Bali secara strategis, berkelanjutan, dan berkeadilan, dengan melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas lokal. (hd)










