Petitenget (Baliwananews.com) — Petitenget kembali menegaskan diri sebagai pusat gaya hidup dan kuliner mewah setelah Wolfgang’s Steakhouse, ikon steakhouse asal Park Avenue, Manhattan, resmi membuka gerai ketiganya di Indonesia hari ini. Terletak di Parc Valle Petitenget, restoran ini menghadirkan pengalaman bersantap fine dining yang selama ini identik dengan kota-kota besar dunia, lengkap dengan sajian USDA Prime Beef yang melalui proses dry-aging selama 28 hari.
Pembukaan yang dirayakan dengan acara Press Conference dan VIP Dinner Gathering menggabungkan nuansa internasional dan penghormatan kepada tradisi lokal. Pertunjukan tari Bali membuka rangkaian acara, dilanjutkan prosesi pemotongan tumpeng serta pemotongan pita sebagai tanda peresmian, dan ditutup dengan atraksi fireworks dance yang menerangi langit Petitenget. Hadir pula jajaran pimpinan Wolfgang’s dan mitra lokal yang meresmikan gerai tersebut.
Salah satu daya tarik utama Wolfgang’s adalah Porterhouse, potongan klasik yang dipersembahkan sebagai representasi teknik memasak ala Manhattan. Chef Amiro Cruz menjelaskan bahwa Porterhouse terdiri dari dua bagian berbeda Tenderloin (Filet Mignon) dan New York Strip yang dipanggang bone-in lalu diiris dan disajikan di sizzling platter. Teknik memasak ekstrem pada suhu 800°C menghasilkan lapisan kerak karamel di luar sekaligus menjaga kelembutan serta juiciness bagian dalam daging.
“Kami ingin membawa keaslian tradisi, kepresisian teknik, dan keramahan khas New York Steakhouse ke Bali,” ujar Peter Zwiener, Co-Founder Wolfgang’s Steakhouse. Lydia D’ Amato, Co-Founder, menambahkan bahwa kehadiran gerai di Bali merupakan kesempatan memperkenalkan proses dry-aging yang menjadi keunggulan Wolfgang’s kepada tamu lokal dan wisatawan internasional.
Sejak pertama kali memasuki pasar Indonesia pada 2020, Wolfgang’s telah berkembang pesat. Kini jaringan globalnya telah tersebar di lebih dari 40 lokasi, dengan penetrasi kuat di pasar Asia. Di Indonesia, Wolfgang’s hadir sebelumnya di Jakarta melalui dua gerai; kehadiran di Bali menjadi langkah strategis selanjutnya yang menempatkan Petitenget sebagai salah satu destinasi kuliner kelas dunia.
Rudy Salim, Shareholder Partner Wolfgang’s Steakhouse & Wolfgang Teppan Indonesia, menilai investasi ini merupakan bagian dari upaya memperkaya lanskap kuliner mewah Bali. “Kami ingin menghadirkan sebuah oase elegan di Petitenget, tempat para tamu dapat menikmati pengalaman kuliner terbaik dan merayakan momen penting,” ujar Rudy Salim.
Berlokasi di dalam Parc Valle Petitenget, Wolfgang’s Steakhouse menawarkan suasana klasik khas Manhattan: panel kayu mahoni, ubin bernuansa artikular, dan pencahayaan temaram. Menu dipadukan dengan program craft cocktail dan layanan personal yang menjadi ciri khas merek. Resmi dibuka pada Jumat, 21 Agustus 2026, restoran tersebut menargetkan pelanggan lokal, ekspatriat, dan wisatawan yang mencari kualitas bahan top-tier serta pengalaman bersantap berkelas internasional. (hd)











