Pemerintah Atasi Solusi Macet di Bali dengan Layanan Water Taxi

banner 468x60

Denpasar (Baliwananews.com) – Pemerintah menyiapkan water taxi sebagai alternatif MRT Bali karena proyek mandek. Moda baru ini memangkas waktu tempuh Bandara Ngurah Rai–Canggu jadi 30 menit dan mulai dibangun 2026.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyiapkan layanan water taxi sebagai alternatif proyek MRT Bali yang belum menunjukkan perkembangan lebih lanjut. Langkah ini diumumkan dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Rabu (8/4/2026) di Jakarta, sebagai upaya menghadirkan moda transportasi cepat dan efisien di kawasan wisata Bali.

Dudy menjelaskan bahwa water taxi akan melayani rute laut dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Canggu, memangkas waktu tempuh darat yang biasanya mencapai 1–2 jam menjadi sekitar 30 menit. Proyek ini juga digagas sambil menunggu investor baru yang berminat melanjutkan proyek MRT Bali.

PT ASDP Indonesia Ferry ditunjuk sebagai operator dan kini sedang menyusun studi pra-desain, studi kelayakan, hingga detail engineering design (DED). Pekerjaan konstruksi dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026 hingga Juli 2027, dengan kebutuhan investasi awal ditaksir mencapai Rp1,21 triliun.

Demi keamanan pelayaran, pembangunan breakwater akan dilakukan di titik Pantai Sekeh dan Pantai Berawa. Pemerintah berharap kehadiran water taxi dapat meningkatkan mobilitas wisatawan sekaligus mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi masalah utama transportasi Bali. (pukulenam.id/hd)

banner 336x280