Pantauan Situasi Mudik Lebaran 2024

banner 468x60

Denpasar (baliwananews.com) – arus mudik lebaran sudah mulai mencapai puncaknya. Pemerintah melakukan berbagai siasat dengan memberlakukan ganjil-genap, one-way, sampai contraflow untuk urai kemacetan di beberapa titik jalur mudik.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, arus mudik lebaran selalu menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah. Bersinggungan dengan hari lebaran yang tinggal menghitung hari, arus mudik sudah hampir mencapai puncaknya. Kemacetan di berbagai jalur mudik mulai terlihat. Pada H-7 sampai H-4 lebaran kemarin, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 807.510 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek. Pemerintah pun melakukan berbagai siasat, seperti menetapkan ganjil genap, one-way dan juga contraflow di beberapa titik jalur mudik.

Salah satunya adalah contraflow yang diberlakukan di KM 47-70 Tol Cikampek sejak Jumat (5/4) kemarin. Sebelumnya pun sempat diberlakukan pembukaan contraflow di KM 36-47 dan dilakukan buka-tutup secara situasional. Pada Minggu (7/4), contraflow di KM 36-47 sudah diberhentikan, namun di KM 47-70 masih diberlakukan sampai sekarang. Selain itu juga diberlakukan one-way di KM 72 Tol Cipali sampai dengan KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sejak Jumat (5/4) kemarin.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Aan Suhanan, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik lebaran belum terjadi sampai H-4 lebaran kemarin. Ia memprediksi bahwa arus mudik lebaran akan mencapai puncaknya pada 6-8 April 2024.

Di sisi lain, pada Minggu (7/4), tercatat sebanyak 213 kecelakaan lalu lintas dengan total korban meninggal dunia sebanyak 23 orang. Selain itu, tercatat juga sebanyak 5.978 tindakan pelanggar lalu lintas baik teguran sampai tilang elektronik. Menindaklanjuti hal ini, Polri mengimbau para pemudik untuk beristirahat dengan cukup di rest area demi keselamatan saat berkendara. (hd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *