NIK Harus Jadi NPWP Sebelum 1 Januari 2024, Bagaimana Jika Terlambat?

banner 468x60

Denpasar (Baliwananews.com) – DJP Kemenkeu mengimbau para Wajib Pajak (WP) agar segera memadankan NIK dengan NPWP paling lambat pada 31 Desember 2023 supaya lebih mudah mengakses layanan perpajakan nantinya.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberi laporan bahwa hingga 22 November 2023 lalu telah ada 81% Wajib Pajak (WP) atau sekitar 59,3 juta orang yang telah memadankan Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Namun, ada 12,6 juta WP lainnya yang belum atau masih perlu dipadankan. Oleh sebab itu, DJP Kemenkeu terus mengimbau para WP agar segera memadankan NIK dengan NPWP paling lambat pada 31 Desember 2023.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 112 Tahun 2022, DJP Kemenkeu menjelaskan pemadanan tersebut akan mengintegrasikan data kependudukan dengan data perpajakan sehingga WP dapat lebih mudah saat akses berbagai layanan perpajakan. Hal tersebut sekaligus mengindikasikan bahwa apabila WP belum memadankan NIK dengan NPWP, maka WP akan sulit mengakses layanan perpajakan.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) DJP Dwi Astuti mengatakan seiring dengan diintegrasikannya NIK sebagai NPWP itu, maka seluruh pelayanan DJP hanya bisa diakses menggunakan NIK bagi WP Orang Pribadi dalam negeri. Artinya, WP pribadi yang belum memadankan NIK-nya hingga tenggat waktu yang diberikan bisa saja terkena kendala dalam mengakses layanan perpajakan yang mensyaratkan NPWP, seperti saat melakukan pelaporan SPT dan lain sebagainya.

Berdasarkan hal itulah, sobat PukulEnam yang belum memadankan NIK sebagai NPWP dapat melakukan beberapa cara di bawah ini seperti yang dikutip dari Indonesia.go.id untuk tahapan-tahapan tersebut sebagai berikut.
Buka situs www.pajak.go.id pada browser Anda lalu tekan login.
Masukkan 15 digit NPWP, gunakan kata sandi yang sesuai, dan masukkan kode keamanan.
Buka menu profil, masukkan NIK sesuai KTP, cek validitas NIK, dan klik ubah profil.
Lalu logout atau keluar dari menu profil untuk nantinya menguji keberhasilan langkah validasi.
Login kembali menggunakan NIK 16 digit, gunakan password yang sama, masukkan kode keamanan, dan login. Jika berhasil, maka validasi kamu sudah selesai dilaksanakan.
Sebagai informasi tambahan, penggunaan NIK sebagai NPWP tersebut baru akan diterapkan secara penuh pada pertengahan 2024 mendatang, bersamaan dengan peluncuran coretax administration system.

“Rencana implementasinya dapat kami sampaikan di sini bahwa fully implementasi NIK sebagai NPWP akan dilaksanakan pada waktu coretax terimplementasi,” ucap Suryo Utomo selaku DJP Kemenkeu. (hd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *