Kunjungan Study Tiru Bupati Bangli ke NTB Tuai Protes

Opini, Politik98 Views
banner 468x60

Bangli (Baliwananews.com) – Kunjungan Study Tiru Bupati Bangli dengan mengajak Lurah, Perbekel dan perangkat desa lainnya se-kabupaten Bangli ke NTB beberapa waktu lalu kian menjadi polemik perbincangan masyarakat. Secara aturan, larangan Perangkat desa berpolitik sudah dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Pasal 29 huruf G yang menyebut Kepala desa dilarang menjadi pengurus partai politik.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Bangli, I Nengah Sutawa saat ditemui di acara Konsolidasi Pemenangan Prabowo-Gibran, Senin (10/12/2023).

Pihaknya mengaku memiliki sejumlah bukti-bukti valid terkait rekaman pembicaraan dan pidato di kegiatan tersebut, pihaknya menyayangkan bila kegiatan yang bernuansa politis tersebut dibungkus dengan kegiatan Studi Tiru.

“Kepala desa dilarang ikut sebagai pelaksana kampanye, harus netral sebagai kepala desa,” ujar dikutip situs Bawaslu RI, apalagi dilakukan saat memasuki periode kampanye politik” kata Sutawa.

Pihaknya sedang mempertimbangkan untuk menindaklanjuti laporan atas kegiatan Study Tiru dengan nomor 00/1075/DPMDPPKB tersebut ke pihak yang berwajib dan ke Bawaslu Kabupaten Bangli dengan terlebih dahulu minta petunjuk dan menunggu arahan dari TKD Provinsi Bali. (red)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *