Kabar Anggota KPPS Meninggal, Apa Kelelahan Bisa Sebabkan Kematian?

banner 468x60

Denpasar (Baliwananews.com) – Sehubungan dengan meninggalnya tiga anggota KPPS karena kelelahan, dokter menyatakan kelelahan tidak langsung menyebabkan kematian, namun dapat memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada, terutama pada mereka dengan masalah jantung, yang berujung pada kematian.

Tiga anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 meninggal karena kelelahan, di antaranya Satriawan dari TPS 86 Kelurahan Sindang Sari, Kabupaten Tangerang, dan DulHanan dari TPS 18 Desa Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, serta Ketua KPPS TPS 70 di Rawabinangun, Koja, Iyos Rusli. Satriawan memiliki riwayat penyakit darah tinggi, sedangkan Iyos memiliki masalah diabetes.

Dokter spesialis jantung, Vito A. Damay, menyatakan bahwa kelelahan atau tubuh terlalu lelah sendiri tidak memicu kematian. Menurutnya, kelelahan dapat membuat seseorang merasa tidak enak badan atau mudah terserang infeksi, namun kematian mendadak biasanya disebabkan oleh penyakit yang sudah ada sebelumnya, terutama masalah jantung.

Vito menjelaskan bahwa hipertensi, seperti yang dialami oleh salah satu anggota KPPS yang meninggal, adalah faktor utama penyebab serangan jantung. Kelelahan dapat memicu akselerasi tekanan darah tinggi, yang dapat menyebabkan stroke pendarahan atau serangan jantung. Kelelahan sendiri dibagi menjadi kelelahan fisik dan mental.

Kelelahan, sebagai gejala, dapat teratasi dengan istirahat, nutrisi tepat, dan mungkin vitamin. Namun, kelelahan menjadi pemicu kematian jika seseorang memiliki masalah kesehatan seperti hipertensi atau kelainan jantung. Misalnya, hipertensi yang tidak terkontrol membuat jantung bekerja keras, dan faktor kelelahan dapat membuat jantung bekerja lebih keras lagi, meningkatkan risiko kematian mendadak, terutama pada orang dengan masalah jantung yang mengalami kelelahan akut. (hd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *