India Dinilai Sebagai Negara Paling Berbahaya Bagi Perempuan

Gaya Hidup38 Views
banner 468x60

Denpasar (Baliwananews.com) – India menjadi negara paling berbahaya bagi perempuan. Rata-rata terdapat 90 kasus pemerkosaan di India setiap harinya. Hal ini salah satunya dipicu oleh lemahnya undang-undang kekerasan seksual di India.

Pada awal Maret kemarin, heboh kejadian turis Spanyol yang mengalami kekerasan seksual pada kunjungannya ke India. Mereka diserang kala berkemah di kawasan Dumka, Jharkand, pada Jumat (1/3/2024) malam. Pelaku setidaknya 7 orang memperkosa korban berinisial F dan memukuli F beserta suaminya.

Setelah hebohnya kejadian ini, masyarakat mulai menyoroti kembali bagaimana seringnya kekerasan seksual terjadi di India. Menurut data dari Biro Catatan Kejahatan Nasional India (NCRB), pada tahun 2022, rata-rata terdapat 90 kasus pemerkosaan di India setiap harinya. Para pengamat bahkan mengatakan bahwa setiap 16 menit sekali perempuan di India diperkosa.

Sejumlah aktivis HAM menjuluki India sebagai “negara paling berbahaya bagi perempuan.”. Tidak hanya kasus pemerkosaan, India juga ditempatkan sebagai negara paling berbahaya bagi perempuan dalam hal perdagangan manusia, termasuk perbudakan seks dan pembantu rumah tangga, dan praktik-praktik adat seperti kawin paksa, rajam, dan pembunuhan bayi perempuan.

Nyatanya undang-undang kekerasan seksual di India tidak dapat melindungi masyarakat, masih banyak dan semakin banyak kasus kekerasan seksual yang terjadi di India. Bahkan dalam banyak kasus, rendahnya tingkat hukuman atau pembatalan sering terjadi dengan alasan kurangnya bukti. Hal ini masih membuktikan masih lemahnya hukum kekerasan seksual di India. (hd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *