GTI dan Laskar Prabowo 08 Gianyar Duga Ada Permainan Sistematis atau “mafia” Distribusi

banner 468x60

Gianyar (baliwananews.com) -Meskipun ditenggarai masih ada beberapa sekolah belum menerima manfaat MBG akan tetapi ada kasus bantuan yang sempat diterima lalu berhenti tanpa penjelasan, menimbulkan dugaan permainan sistematis atau “mafia” distribusi. Garda Tipikor Indonesia (GTI) Gianyar dan Laskar Prabowo 08 akan mengawal pelaksanaan di lapangan dan melaporkan dugaan penyimpangan. Mereka meminta Polisi dan Kejaksaan untuk mengawal pelaksanaan sejak awal, bukan menunggu kasus muncul di Gianyar (8/6/2026).

Diketahui terdapat dugaan korupsi MBG sedang ditangani Kejaksaan Agung, dengan beberapa mantan pejabat Badan Gizi Nasional berstatus tersangka.

GTI Gianyar dan Laskar Prabowo 08 Gianyar Mendukung pentingnya program MBG, namun menuntut transparansi dan penindakan terhadap oknum yang menyalahgunakan dana APBN.

Mereka menilai terdapat potensi gangguan pemenuhan gizi anak sekolah di Gianyar jika distribusi terhenti.

Indikasinya terdapat penghentian bantuan di beberapa sekolah, kurangnya penjelasan resmi, kemungkinan hambatan birokrasi atau korupsi.

GTI Gianyar dan Laskar Prabowo 08 Gianyar permintaan agar aparat penegak hukum (Polisi, Kejaksaan) mengawasi dari tingkat kabupaten sampai pusat yang akan berdampak pada risiko reputasi dan layanan publik: gangguan pada program prioritas nasional dan menurunnya kepercayaan publik.

Mereka mengingatkan untuk pihak terkait di Gianyar terutama Pemerintah Kabupaten (Dinas Pendidikan/Dinas Kesehatan/ Sekretariat Pelaksana MBG) agar segera melakukan audit secara cepat terkait verifikasi daftar sekolah penerima, volume dan frekuensi distribusi, serta sebab penghentian program. (hd)

banner 336x280