Ekonomi Indonesia di Desember 2023: Inflasi Terkendali di 2,61%

banner 468x60

Denpasar (Baliwananews.com) – BPS melaporkan penurunan inflasi Desember 2023 sebesar 0,41%, membawa indeks harga konsumen turun dari 116,08 ke 116,56. Meskipun turun, inflasi tahunan tetap 2,61%. Sektor makanan menyumbang 1,07%, dengan komoditas seperti cabe, bawang, dan tomat. Inflasi harga bahan pangan turun menjadi 6,73%, dari 7,59% pada November. Proyeksi ekonom beragam, dengan BCA 2,72% dan Permata 2,81%. Meski melambat, sektor pangan tetap fokus sebagai pendorong utama inflasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan penurunan tingkat inflasi pada bulan Desember 2023 sebesar 0,41% secara bulanan, membawa indeks harga konsumen dari 116,08 pada November 2023 menjadi 116,56. Meskipun angka ini menunjukkan penurunan dari bulan sebelumnya, inflasi tahunan tetap tercatat sebesar 2,61%.

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa penyumbang terbesar inflasi masih berasal dari sektor makanan, minuman, dan tembakau, dengan inflasi sebesar 1,07%. Komoditas seperti cabe merah, bawang merah, dan tomat menjadi pendorong utama, masing-masing dengan andil inflasi yang signifikan.

Menariknya, meskipun harga bahan pangan masih bergejolak, inflasi harga bergejolak pada Desember 2023 mengalami penurunan menjadi 6,73%, turun dari 7,59% pada November 2023. Sementara itu, inflasi komponen inti juga mengalami penurunan menjadi 1,8%.

Para ekonom memiliki proyeksi beragam terkait inflasi Desember. Kepala Ekonom BCA, David Sumual, memprediksi tingkat inflasi mencapai 2,72%, sementara Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, memperkirakan sedikit di bawah konsensus, yaitu 2,81%. Peningkatan permintaan terkait liburan akhir tahun diantisipasi dapat mendorong inflasi inti secara bulanan.

Meski inflasi terlihat melambat, BPS mencatat bahwa sebagian besar kota Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi. Beberapa ekonom juga mencatat penurunan harga minyak dan penguatan kurs sebagai faktor penekan inflasi. Maka, meskipun terjadi penurunan, perhatian terus tertuju pada sektor pangan sebagai pendorong utama inflasi di Indonesia. (hd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *