Jakarta (Baliwananews.com) — PT Alita Praya Mitra (Alita) dan PLN Electricity Services (PLN ES) menandatangani kemitraan strategis jangka panjang melalui Strategic Partnership Signing Ceremony pada Kamis (27/8) di Jakarta. Penandatanganan ini menandai dimulainya kolaborasi kedua perusahaan di bidang teknologi dan infrastruktur untuk mendukung perkembangan sektor ketenagalistrikan di Indonesia.
Mengusung semangat “Powering Progress Through Strategic Collaboration”, kemitraan ini mempertemukan kapabilitas PLN ES di bidang engineering ketenagalistrikan dengan pengalaman Alita dalam network engineering, ICT, system integration, infrastruktur, dan managed services.
Sebagai langkah awal, kedua perusahaan akan menjalankan validasi teknologi bersama (proof of concept) di bidang Surveillance Asset Management untuk aset jaringan ketenagalistrikan. Melalui pendekatan ini, teknologi yang dikembangkan Alita diuji secara terukur terhadap kebutuhan operasional di lapangan. Solusi ini memungkinkan pemantauan dan pemeriksaan aset dilakukan dengan waktu pengerjaan yang lebih singkat, meminimalisir risiko pekerjaan, serta menghadrikan data analitik yang mendukung pemeliharaan aset secara lebih terencana.
President Director PT Alita Praya Mitra, Joseph Lumban Gaol, mengatakan bahwa kolaborasi dengan PLN ES menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemitraan jangka panjang sekaligus menguji penerapan teknologi dalam negeri untuk mendukung kebutuhan operasional ketenagalistrikan.
“Penandatanganan ini menjadi momentum penting bagi Alita untuk membangun kemitraan jangka panjang bersama PLN Electricity Services. Kami meyakini talenta dan teknologi dalam negeri memiliki kapabilitas untuk menjawab kebutuhan operasional sektor ketenagalistrikan. Melalui kolaborasi dan proses validasi bersama, kami berharap solusi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat yang terukur serta nilai tambah bagi peningkatan layanan ketenagalistrikan di Indonesia,” ujar Joseph Lumban Gaol.
Landasan kemitraan ini adalah konvergensi dua kompetensi dalam domain teknologi operasi atau Operational Technology (OT), yaitu Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang membutuhkan keahlian kelistrikan, dengan kapabilitas jaringan komunikasi data yang menjadi kekuatan utama Alita. Pertemuan dua kompetensi inilah yang membuka ruang bagi kedua perusahaan untuk membangun solusi terintegrasi di sektor ketenagalistrikan.
Pada tahap validasi, solusi asset management berbasis surveillance technology ini memanfaatkan drone yang dilengkapi sensor LIDAR (Light Detection and Ranging), sensor thermal, serta sensor visual sebagai instrumen pengumpulan data di lapangan. Data yang terkumpul kemudian diintegrasikan dan diolah oleh Alita melalui perangkat lunak pengolahan data, sebelum ditampilkan dalam Dashboard Operasional OASIS milik PLN Electricity Services, sehingga memberikan gambaran kondisi aset yang akurat dan terkini bagi pengambil keputusan.
Tahapan pengolahan data inilah yang menuntut kemampuan engineering komprehensif, mengingat volume data yang dihasilkan sangat besar dan aspek ketersediaan (availability), keandalan (reliability), serta keamanan (security) data menjadi perhatian utama bagi keandalan operasional sektor ketenagalistrikan.
Ke depan, kedua perusahaan akan mengembangkan kolaborasi pada area yang relevan dengan kebutuhan sektor, mencakup modernisasi infrastruktur jaringan dan konektivitas untuk aset ketenagalistrikan, integrasi sistem pemantauan berbasis data, serta layanan terkelola untuk mendukung keandalan operasional.
Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, menilai kemitraan dengan Alita menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kapabilitas ketenagalistrikan dan teknologi nasional untuk menjawab kebutuhan sektor ketenagalistrikan yang terus berkembang.
“Kemitraan dengan Alita merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara kapabilitas PLN Electricity Services di sektor ketenagalistrikan dengan kompetensi teknologi dan engineering nasional. Kebutuhan ketenagalistrikan ke depan tidak hanya menuntut keandalan dari sisi engineering, tetapi juga dukungan teknologi, infrastruktur, dan kemampuan integrasi sistem. Kami melihat kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan kapabilitas dalam negeri untuk menjawab tantangan sektor yang terus berkembang,” kata Susiana.
Susiana menambahkan bahwa kemitraan ini sekaligus mencerminkan peluang yang lebih luas bagi penguatan ekosistem teknologi nasional di sektor ketenagalistrikan, memperbesar peran perusahaan dan talenta lokal dalam mendukung layanan listrik yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan bagi Indonesia.
“Kami mengapresiasi inisiatif PT Alita Praya Mitra untuk membuka komunikasi dan penjajakan bersama PLN Electricity Services. Pemanfaatan teknologi harus tetap ditempatkan dalam kerangka kebutuhan operasional dan tata kelola perusahaan, sehingga setiap solusi yang dikembangkan dapat menjawab kebutuhan nyata, memberikan manfaat yang terukur, serta tetap memperhatikan aspek keamanan, efektivitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Kami berharap MoU ini tidak berhenti pada seremoni penandatanganan hari ini, melainkan menjadi pintu masuk bagi komunikasi yang lebih konstruktif dan produktif ke depannya,” Tambah Susiana.
PT Alita Praya Mitra adalah perusahaan teknologi nasional yang menyediakan solusi digital terintegrasi, mulai dari infrastruktur jaringan, system integration, hingga layanan terkelola. Selama 31 tahun, Alita dipercaya operator telekomunikasi, BUMN, instansi pemerintah, dan perusahaan di berbagai sektor strategis untuk merancang, membangun, dan mengoperasikan infrastruktur digital yang menopang layanan-layanan kritikal.
Kapabilitas Alita mencakup seluruh siklus teknologi, dari perencanaan, implementasi, optimasi, hingga operasional harian, sehingga pelanggan cukup berhubungan dengan satu mitra yang bertanggung jawab penuh atas keseluruhan sistem. Dengan tim dan keahlian yang dikembangkan sepenuhnya di dalam negeri serta komitmen pada praktik bisnis yang berkelanjutan, Alita mendukung organisasi untuk berinovasi, memperkuat ketahanan operasional, dan bertumbuh di tengah lanskap digital yang terus berubah.
PLN Electricity Services merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Operation & Maintenance pada jaringan Transmisi dan Distribusi Kelistrikan. Didirikan sejak 18 Oktober 2011, PLN ES (ES) beroperasi di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali. Dengan visi Menjadi Perusahaan #1 Pilihan Pelanggan untuk Pelayanan Ketenagalistrikan Berkualitas di Indonesia, PLN ES terus berinovasi dengan tetap berpegang teguh pada kaidah tata pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). PLN ES juga mendedikasikan dirinya untuk mendukung capaian Net Zero Emission melalui penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. (hd)
















