Denpasar (Baliwananews.com) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali terus berupaya menekan angka penyalahgunaan narkotika di wilayah Pulau Dewata. Kali ini, BNNP Bali mengajak generasi muda untuk mengubah kebiasaan dan pola hidup dari yang semula gemar “pulang pagi” menjadi rutin “lari pagi”. Inisiatif pencegahan ini dikemas secara kreatif melalui ajang olahraga bertajuk Bersinar Run Rave 2026. Sebuah event lari santai (fun run) yang memadukan aktivitas fisik, hiburan, serta edukasi pencegahan bahaya narkoba secara masif.
Guna melangsungkan kegiatan tersebut, BNNP Bali menggandeng Komunitas Hore Management dan Kebon Vintage Cars Bali. Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan ruang interaksi positif bagi para peserta maupun keluarga yang ingin mengadopsi pola hidup lebih sehat.
Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Putu Putera Sadana menjelaskan bahwa ajang ini diselenggarakan sebagai langkah nyata dalam mengubah cara pandang anak muda terhadap aktivitas mengisi waktu luang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengubah pola hidup, mindset generasi muda dari pulang pagi menjadi lari pagi. Mengubah gaya hidup masyarakat Bali menjadi lebih sehat menuju generasi Indonesia Emas tahun 2045,” tegas Sadana sesaat sebelum pindah tugas sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri.
Sadana menegaskan, strategi pencegahan melalui pendekatan anak muda ini dinilai sangat krusial mengingat ancaman bahaya narkotika di tingkat nasional maupun daerah yang masih tergolong mengkhawatirkan.
Merujuk pada riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia pada tahun 2025 tercatat mengalami kenaikan hingga mencapai angka 2,4 persen, atau setara dengan lebih dari 4 juta jiwa.
Sementara itu, kondisi di wilayah Bali sendiri terus berada dalam perhatian serius pihak berwenang. Berdasarkan data catatan resmi dari BNNP Bali, Pulau Dewata saat ini dikategorikan masuk dalam wilayah siaga.
Kategori siaga tersebut ditetapkan lantaran laporan kepolisian terkait temuan kasus tindak pidana narkoba masih tergolong cukup banyak di sembilan kabupaten dan kota. Dari seluruh wilayah tersebut, domisili kasus terbanyak dilaporkan berada di area Denpasar serta Kabupaten Badung.
Atas dasar itulah, pihak BNNP Bali menekankan bahwa langkah penanganan tidak dapat hanya bertumpu pada tindakan hukum oleh aparat penegak hukum semata. Peran aktif seluruh lapisan masyarakat dalam pencegahan menjadi kunci utama.
Pihak BNNP Bali pun mengimbau dan meminta masyarakat untuk turut berperan aktif, salah satunya dengan tidak ragu memberikan laporan atau informasi secepatnya apabila menemukan indikasi peredaran gelap narkoba di kawasan lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Penggelaran Bersinar Run Rave 2026 ini juga diarahkan guna mendukung secara penuh terwujudnya visi “Bali Bersinar”, yaitu akronim dari Bali Bersih dari Narkoba.
Selain itu, ajang olahraga terpadu ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan program strategis BNN Republik Indonesia, yakni ANANDA Bersinar. Program tersebut merupakan singkatan dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak–Bersih dari Narkoba, yang memfokuskan sasaran pada edukasi dan pencegahan dini.
Dari sisi teknis pelaksanaan, Race Director Bersinar Run Rave, Arifandi, membeberkan rincian jadwal dan target penyelenggaraan. Kegiatan dipusatkan dengan lokasi start dan finish di Kebon Vintage Cars Bali, Denpasar.
Agenda ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026), setelah sebelumnya dirancang dalam rangkaian sosialisasi sejak 17 September 2026. Berita Bali online mencatat antusiasme warga mulai mengalir.
Panitia pelaksana menargetkan partisipasi sebanyak 1.000 orang peserta. Hingga momen jumpa pers tersebut dilaksanakan, tercatat sebanyak 200 orang peserta telah resmi mendaftarkan diri untuk mengambil bagian.
Ajang fun run ini menawarkan dua pilihan kategori rute lari yang dapat dipilih sesuai kemampuan dan kebutuhan peserta, yaitu rute jarak 5K serta kategori Family Run jarak 3K.
Untuk kategori rute 5K, para peserta akan memulai pelarian dari lokasi start di Kebon Vintage Cars. Lintasan rute ini dirancang secara khusus melewati kawasan Desa Majalangu, yang menyuguhkan pemandangan indah panorama persawahan alami di tengah kawasan perkotaan.
Sedangkan untuk rute 3K Family, jalur lari sengaja dirancang khusus bagi para orang tua yang hendak mengajak anak-anak berlari bersama. Jalur ini memiliki jarak tempuh yang lebih pendek serta sengaja tidak melintasi lintasan Desa Majalangu demi kenyamanan peserta anak.
Tidak sebatas ajang lari semata, panitia juga memanjakan para peserta dengan menghadirkan beragam sajian hiburan menarik. Kemeriahan acara akan diisi oleh penampilan live music serta pertunjukan musik DJ di area panggung.
Suasana semarak juga akan diwarnai oleh atraksi layangan celepuk berlampu. Layang-layang hias berlampu ini diterbangkan sehari sebelum hari pelaksanaan, sehingga kerlipan cahayanya masih dapat terlihat menghiasi langit pada waktu pagi hari saat acara berlangsung.
Sensasi seru lainnya yang disiapkan panitia adalah sajian aktivitas ‘Mebedilan’. Dalam sesi ini, para peserta akan dibagikan fasilitas pistol air untuk saling bersenang-senang mengikuit arena perang air bersama di area kegiatan.
Bagi para pelari yang berhasil menorehkan prestasi, panitia menyiagakan apresiasi berupa hadiah podium untuk kategori peserta laki-laki dan perempuan. Juara I akan mengantongi hadiah uang tunai senilai Rp 1,25 juta, Juara II berhak atas hadiah Rp 750 ribu, dan Juara III mendapatkan uang tunai senilai Rp 500 ribu.
Di samping apresiasi podium kecepatan, tersedia pula penghargaan khusus untuk kategori Best Costume bagi peserta dengan busana terunik. Panitia juga menyediakan deretan doorprize menarik, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor listrik. (gup)










