6 Provinsi yang Sulit Dimasuki Ganjar Pranowo

Nasional, Politik67 Views
banner 468x60

Jakarta (baliwananews.com) – Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga mengungkapkan 6 provinsi yang sulit dimasuki bakal cpres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo.

Andi mengatakan Ganjar Pranowo sulit mendapatkan suara di Aceh, namun selain itu juga di sejumlah provinsi seperti Sumatera, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, dan Sulawesi.

 

Andi menambahkan, di pulau Sumatera mayoritas masyarakat mendukung bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

 

“Emang susah jualan ganjar di Aceh. Di pulau Sumatera itu umumnya Anies, atau Prabowo. Ganjar bisa dapat 20 persen aja di pulau Sumatera sudah hebat kali itu,” ungkapnya.

 

“Kira-kira sama sulitnya dengan jualan ganjar di Jawa Barat, Banten, DKI dan pulau Sulawesi,” sambung loyalis Anies itu dikutip WE NewsWorthy dari akun X pribadinya, Sabtu (26/8).

 

Hal ini disampaikannya menanggapi Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, Musannif yang mundur dari partainya serelah dicoret dari bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI.

 

Musannif mengaku dicoret sebagai bacaleg karena tidak mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres. Untuk diketahui, PPP merupakan salah satu partai yang sudah mendeklarasikan dukungan untuk bakal capres PDIP itu.

 

“Saya mendapati kabar bahwa nama saya dicoret dikarenakan saya tidak mau menandatangani surat yang diajukan kepada saya tentang dukungan pencalonan capres yang diusung oleh PPP,” kata Musannif kepada wartawan, Selasa (22/8/2023) dikutip dari Detik.

 

“Padahal sebelumnya saya telah mendaftarkan diri saya langsung ke Kantor DPP PPP dan setelah itu juga langsung menjumpai Plt Ketum dan Sekjen dan semuanya menyatakan persetujuan secara lisan terhadap pendaftaran saya tersebut,” sambung mantan anggota DPR Aceh itu. (red/we)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *